Oct 13 2009

Dilarang Melarang…

Published by admin at 9:10 am under Preambule

Photobucket

Gara-gara Tulisan yang terpampang di pertigaan jalan Klampok Brebes, hampir saja saya mau berantem dengan tukang ojeg.

Kejadiannya Begini….

Malam Senin kemarin saya berencana menjemput keponakan yang baru datang dari Jakarta. Dia sms saya kalo sudah di Klampok tolong saya dijemput kira-kira jam 10 malam. Jarak Klampok dengan rumah saya tidak begitu jauh oleh karena itu sekitar jam 21.30 (setengah 10), saya baru keluar dari rumah untuk menjemput keponakan yang baru datang dari Jakarta.

Seperempat jam kemudian saya sampai di Klampok, dan banyak juga orang yang memakai sepeda motor berlalu lalang. Pikirku cuma penjemput tetapi ternyata mereka adalah tukang ojeg yang kerap mangkal di pertigaan.

Sambil menunggu keponakan datang, untuk melepaskan penat saya turun dari motor beli gorengan dan sambil ngerokok. Tetapi tidak lama berselang bis dari Jakarta berhenti dan menurunkan penumpang, nah… saat itu saya buru-buru ke arah bis untuk memastikan keponakanku berada.

Dan ternyata memang ada buru-buru saya samperin, tetapi oleh karena bawaan tas keponakanku berat, tas keponanku sudah dibawakan orang lain. Wah baik juga ya orang itu, pikirku.

Tapi ternyata orang tersebut adalah tukang ojeg yang biasa mangkal disana, dan dia memaksa keponanku untuk naik motornya. Karuan saja saya keberatan karena saya memang untuk menjemputnya. Tetapi tukang ojeg itu ngotot ditambah juga temen-temennya juga pada menghalangiku untuk mendekati keponakanku. Jengkel rasanya hatiku, tapi apa daya tukang ojeg dan teman-temannya sudah pasang kuda-kuda mau menghajarku.

Saat itu ada diantara teman tukang ojeg berkata begini ” Ngga’ baca apa peraturan disini, tuh lihat tulisan itu…..” mereka sambil menunjuk ke arah tulisan yang samar-samar dan gelap.

Ya…, daripada saya ribut dan dipukulin tukang ojeg, mendingan saya mengalah toh keponanku sampai rumah juga selamat. Tetapi saya masih penasaran apa sih tulisan yang ditunjuk tukang ojeg tersebut..

Senin Pagi saya berangkat kerja seperti biasanya, seperti nya juga saya lewat pertigaan Klampok pangkalan ojeg. Sengaja saya berhentikan motorku dan ternyata tulisanya seperti yang ada di gambar atas..

Larangan model apa…. itu pikirku, masa cuma sepihak dibuatnya. Penjemput juga manusia kan, mereka mempunyai hak untuk menjemput kenapa kok dilarang-larang.

Pengin rasanya saya  menyandingkan pengumuman untuk para tukang ojeg. Pengumumannya berbunyi ini… “Dilarang Melarang”. Kusandingkan di pengumuman para tukang ojeg, pasti besoknya Gerrrrrrrr……biar tau rasa.

28 responses so far

28 Responses to “Dilarang Melarang…”

  1. didta says:

    pertamaxxx, langsung pasang aja pengumuman nya :P
    didta´s last blog ..Asus Eee PC 1000HT budget netbook shows up in Japan

    hahaha…saya ga’ berani….

    ReplyReply

    My ComLuv Profile

  2. kawanlama95 says:

    ya itulah mas cari nafkah kok mendzolimin orang lain apakah berkah seperti itu. wah kalo di tempatku mas malah kebalikan kalo ada tukang ojek ga beres , paling bisa di usir . aku aja pernah di perapatan ojek2 yang biasa mangkal . aku teriak2 bahwa mereka jangan maen judi di situ. berani ya. ngapain takut. kalo ada yang berani . berarti cari mati dia di tempat aku.
    kawanlama95´s last blog ..Kicauan Burung

    lain ladang emang lain belalangnya Mas…., dissaya wadugh…sangar tenan mas…

    ReplyReply

    My ComLuv Profile

  3. indra1082 says:

    Ana…ana.. bae… Om tuyi.. :lol:
    indra1082´s last blog ..Togetherness

    asli ini ana tenan Jaks….

    ReplyReply

    My ComLuv Profile

  4. boyin says:

    ya ngalah lebih baik mas, sekarang perut manusia lebih pendek jadi kata wong jowo bilang “sing waras ngalah”.

    emang solusi itu yang sekarang, tapi lama-lama njengkelin juga Mas…

    ReplyReply
  5. wah…ndak beres tuh kang….dilaporkan saja….
    bukan facebook´s last blog ..Tips menghindari tilang polisi!

    harus lapor kemana nih Mas…?

    ReplyReply

    My ComLuv Profile

  6. mandor tempe says:

    lapor pulisi gimana ?
    mandor tempe´s last blog ..5S

    Polisinya aja ngga’ mau nyabut, sekarang ada 3 papan malah…

    ReplyReply

    My ComLuv Profile

  7. yak says:

    waw, dulu pernah nemu tuh blog yg judulnya sama.
    bukan, bukan yang dilarang menjemput, tapi yang ‘dilarang melarang’. hee :D

    ya..dilarang melarang juga ada lagunya Bang Haji Rhoma Irama….

    ReplyReply
  8. Zippy says:

    Wong edan tu mas yang buat peraturan seperti itu…
    Aya2 wae…
    Gelo pisan euy…
    *Jadi ikutan sebel… :D
    Zippy´s last blog ..Miyabi Gagal ke Indonesia

    bener-bener edan Zip….

    ReplyReply

    My ComLuv Profile

  9. Wandi thok says:

    Itu kan sama dengan melarang orang supaya rejekinya mengalir ke kantong ojeker to pak, wis rapopolah, pokoke anggere sing waras ngalah wae. :lol:
    Wandi thok´s last blog ..Kalau ini jangan itu, kalau itu jangan ini

    Tapi itukan pemaksaan juga Pa’, waktu lebaran saja yang njemput diminta 10 ribu sama tukang ojeg, baru dia mau…

    ReplyReply

    My ComLuv Profile

  10. Mau hemat, malah tekor, hehehhehe

    salam
    omjay

    betul Jay, ni namanya musibah…

    ReplyReply
  11. pakacil says:

    walah, benar-benar kaget saya.
    seumur-umur baru kali ini liat larangan macam itu. ckckckck…
    itu sih sudah gak bener, bagi saya ini bukan soal mengalah atau tidak
    tapi caranya memang jangan frontal, sebagaimana usul pada beberapa komentar di atas, laporkan pada pihak terkait.

    ckckckck… masih terheran-heran saja saya… ajaib. :(
    pakacil´s last blog ..Bukannya Abang Pesimis, Neng…

    Bener Pakacil ini musti ditertibkan…

    ReplyReply

    My ComLuv Profile

  12. suwung says:

    emang berani masang dilarang melarang??

    engga’…, nanti motor saya diciri’in..

    ReplyReply
  13. Dangstars says:

    Maaf Ketinggalaaaaannnzzzxxx.
    Asik dilarang melarang..
    Wakkkaaakkkaaak

    asyik emang lagunya bang haji…

    ReplyReply
  14. Dangstars says:

    Salam kenal bozz.
    Dikunjungan
    Pertamaaaaaaxxxzzz
    Dangstars´s last blog ..Maria Ozawa Aka Miyabi Batal Datang Ke Indonesia

    Salam kenal kembali Pa’….?

    ReplyReply

    My ComLuv Profile

  15. GeLZa says:

    apa” an tuh….
    kurang ajar banget…
    laporin polisi mas….
    GeLZa´s last blog ..Sahabat dan Google

    ReplyReply

    My ComLuv Profile

  16. zulhaq says:

    huakakakak, walaupun udah baca, masih geli aja ngeliatnya
    dasar tukang ojek…emang berani jamin anak orang selamat terus?? kalo nggak gimana coba???
    zulhaq´s last blog ..Electone Sinting

    ReplyReply

    My ComLuv Profile

  17. HumorBendol says:

    Peraturan diciptakan kan tuk dilanggar bang?
    hehe…
    Kaburrrr………
    HumorBendol´s last blog ..Are you prepared to currency trade?

    ReplyReply

    My ComLuv Profile

  18. HumorBendol says:

    heheh……becanda kok bang….
    HumorBendol´s last blog ..Pembobol Bank

    ReplyReply

    My ComLuv Profile

  19. julie says:

    tak link yo mas

    ReplyReply
  20. itempoeti says:

    selalu saja ada kelompok kepentingan yang ingin berkuasa. tidak hanya di politik, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

    ReplyReply
  21. Love4Live says:

    setelah tahu, mungkin lain kali perlu cari strategi yang lebih pas untuk menjemput.

    ReplyReply
  22. Bwahahaha..kocak tukang-tukang ojeknya, Mas! Lha akhirnya sampeyan jadi masang papan tandingannya, ndak?

    ReplyReply
  23. Bang Aswi says:

    Wah, lucu juga ya. Btw, itu tukang ojeg apa preman?!
    Hehehehe, jadi nambah pengalaman. Mungkin ini gara2 penjemput yang lebih banyak daripada tukang ojegnya kali ^_^
    Bang Aswi´s last blog ..HCTPS se-Dunia

    ReplyReply

    My ComLuv Profile

  24. Abula says:

    aturan2 yg ga jelas seperti/sejenis itu sepertinya tumbuh subur dan berlaku dimasyarakat kita…

    ReplyReply
  25. XP2 Scout says:

    Kalau aturan seperti itu sih, menurut kami gak fair banget. Tapi betul kata Kak Abula, aturan seperti itu banyak sekali kita jumpai. Ada tempat di daerah kami tempat mangkalnya tukang becak, jika ada orang mau naik angkot dari situ pasti dilarang. Dan angkot tidak ada yang berani mengambil penumpang disitu. Kalau seperti namaya persaingan yang tidak sehat. Salam Kak. Selamat malam.

    ReplyReply
  26. Wandi thok says:

    Hapdet dunk pak… :D
    Wandi thok´s last blog ..Tips jadul:Membuat Tab pada Jendela Ms. Word 2003

    ReplyReply

    My ComLuv Profile

  27. idana says:

    iya thu…mending di laporin aja :D

    ReplyReply
  28. sinopi says:

    astaga!!!
    kok gitu sih?! itu namanya maksa..
    kok saya ga suka ya dg peraturan maksa ala para tukang ojek itu
    sinopi´s last blog ..Roti Buaya lebih aman..

    ReplyReply

    My ComLuv Profile

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Spam Protection by WP-SpamFree